Tenaga Honorer Kategori II Siap-siap Tes CPNS Tahun 2016


Hari ini tanggal 19 September 2015 SMP Negeri 1 Gabuswetan kedatangan tamu penting yakni Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu Dr. M. Ali Hasan, M.Pd. Kedatangannya memang tidak direncanakan untuk memberikan motivasi dan pembinaan kepada guru-guru dan staf TU SMP Negeri 1 Gabuswetan. 

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu memberikan arahan dan motivasi kepada guru dan staf TU SMP Negeri 1 Gabuswetan. Dalam arahannya dia berpesan bahwa pendidikan itu sangat penting untuk menuju peradaban yang  lebih maju. Dia mengingat-ingat kembali materi pendidikan yang pernah ia terima yang dijelaskan dalam kitab taklim muta’lim. Bahwa pendidikan memiliki 3 poin penting yakni tilawah, tazkiyah dan taklim. 

Tilawah artinya membaca, membaca tidak harus membaca buku, tetapi bisa melihat informasi dari dalam dan luar negeri terutama dalam hal kemajuan peradaban dan pendidikannya. Tetapi tidak hanya itu bahwa membaca juga berarti membaca pikiran orang, membaca peluang, dan membaca-membaca yang lain.     

Tazkiyah artinya suci. Kita harus berpikir jernih dan bersih atau positif thinking. Oleh karena itu setiap guru harus berpikiran positif kepada siswa termasuk kepada anak-anak yang bermasalah di kelas, mungkin mereka itu sebenarnya butuh perhatian.        

Taklim artinya belajar. Belajar itu tidak berhenti dan harus dilakukan secara terus menerus dan menuntut guru untuk bersikap dinamis. Guru juga harus memiliki keinginan untuk memajukan dirinya sendiri. Guru dituntut untuk belajar termasuk memperhatikan peserta didiknya.  

Menurut Bapak Ali Hasan, Pengelolaan pendidikan harus dimulai dari sekarang, Pak Kadis mengharapkan Indramayu bisa berprestasi di tingkat propinsi terutama dalam bidang akademik. Misalnya bisa menjuarai olimpiade matematika, IPA, dan prestasi akademik lainnya seperti O2SN  di tingkat propinsi atau bahkan tingkat Indonesia. Dia sudah merindukan lahirnya siswa dan siswi berprestasi dari Indramayu. 

Bapak Kadis juga menjelaskan program yang akan digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-488 dengan mengadakan acara Karnaval Cimanuk 2015 yang menghadirkan 1000 gadis ngarot dan lain-lain, termasuk menghadirkan kreatifvitas  anak-anak sekolah yang ada di Indramayu. 

Dia juga menjelaskan agar setiap tahun siswa-siswi Indramayu bisa berinovasi dan berkreasi lebih baik dan lebih maju lagi. Tahun kemarin pada Expo Pendidikan 2014 di Indramayu ada sekolah yang membuat kendaraan tenaga surya. Tahun ini ada sekolah yang bisa membuat pengering gabah atau padi dengan dimensi 3 x 3 yang bisa mengeringkan padi 8 ton dalam 8 jam dengan biaya lebih murah dari yang dibuat oleh Korea.     

Pada kesempatan itu juga, dijelaskan bahwa Indramayu sedang mengembangkan muatan lokal yakni Pembelajaran Tamyiz. Diharapkan para siswa tidak hanya bisa membaca Al Qur’an tetapi juga memahami kandungannya. Selain itu ke depannya akan diadakan kegiatan tahfidz Qur’an dari level dasar hingga ke level yang lebih tinggi. 

Dia juga menyinggung sedikit tentang banyaknya kenakalan remaja, dan tindakan yang menyimpang oleh pelajar kita. Oleh karena itu guru harus lebih siap menghadapi hal itu. Mereka melakukan hal tersebut karena kurang perhatian dan kekurang siapan kita sebagai guru.

Pada kesempatan kali ini dia juga menjelaskan bahwa Indramayu masih kekurangan guru sekitar 2.273 baik tingkat SD, SMP, SMA/SMK. Tetapi seiring dengan akan ditariknya SMA atau SMK ke Propinsi maka nanti akan dihitung ulang kekurangan guru secara riil. Selain itu ada kabar gembira bagi tenaga honorer kategori II. Rencananya tahun 2016 ada tes pengangkatan CPNS untuk kategori II. 

Share Tenaga Honorer Kategori II Siap-siap Tes CPNS Tahun 2016 via