Sosialisasi WJLRC di SMP Negeri 1 Gabuswetan


Satu hari setelah Workshop Perintis Komunitas Literasi Sekolah jenjang SMP di Hotel Zamrud Cirebon, kami langsung mensosialisasikan apa dan bagaimana WJLRC (West Java Leaderís Reading Challenge) kepada seluruh siswa SMP Negeri 1 Gabuswetan kabupaten Indramayu.

Dari hari Selasa hingga hari Jumíat di SMP Negeri 1 Gabuswetan selalu melakukan kegiatan GLS (Gerakan Literasi Sekolah). Kegiatan ini dilakukan selepas shalat dhuha setelah membaca Al Qurían dan terjemahan.

Seluruh siswa membawa buku bacaan non pelajaran baik fiksi maupun non fiksi. Mereka membaca buku tersebut selama 15 menit. Setiap minggu siswa diwajibkan menulis jurnal tentang buku yang dibacanya, dalam jurnal tersebut ditulis judul buku, pengarang, halaman yang sudah dibaca, dan ringkasannya.

Program WJLRC mulai diperkenalkan kepada seluruh siswa, dari mulai perekrutan peserta, buku yang harus dibaca, jumlah buku yang harus dibaca, waktu pelaksanaan WJLRC, reviu buku, diskusi dan presentasi, pendokumentasian kegiatannya hingga pemberian pernghargaan kepada mereka yang sanggup melaksanakan tantangan tersebut.

Para siswa sangat antusias karena setelah pemberian sosialisasi tersebut, banyak diantara mereka yang langsung menghubungi kami agar diikutsertakan dalam ajang WJLRC (West Java Leaderís Reading Challenge).

Kami juga langsung mendata guru-guru yang akan membimbing siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut. Kemudian langsung mendiskusikannya agar mereka juga mengerti maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut termasuk dengan pustakawan agar menyiapkan buku yang akan diberikan kepada peserta WJLRC tersebut.

Di sekolah kami memang ada kendala dalam hal jumlah buku fiksi dan non fiksi yang akan diberikan kepada peserta WJLRC, tetapi kami memberikan solusi dengan cara bertukar buka dari seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut.

Guru-guru di sekolah kami sudah melek dengan teknologi informasi termasuk memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan foto-foto kegiatan para siswa baik yang dilaksanakan di sekolah atau di luar sekolah.

Ternyata tanggapan dari rekan-rekan, alumni, orang tua, dan masyarakat sangat positif sehingga ada di antara mereka yang akan menyumbangkan bukunya kepada kami. Karena melihat program ini sangat positif tidak hanya peserta didik tetapi juga nama Indramayu. Diharapkan dengan gerakan literasi sekolah ini para siswa bisa memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih luas untuk meningkatkan taraf hidup di kemudian hari. Salam literasi dari seluruh siswa dan siswi SMP Negeri 1 Gabuswetan. 

Share Sosialisasi WJLRC di SMP Negeri 1 Gabuswetan via